Dalam penghujung temaram
bersibak kabut diantara kegelapan
diantara relung misykat bertatapan
telah datang prawira berpayung embun
dalam derap sepi berpeluh mutiara pagi
menyingkap dengan sigap seribu jawab palsu
terbersit wajah kering yang tersadur dalam palung palung bisu
sendu...
ia telah menghujam pedang berkilat
mamutus nadir bergetih nafs'
merajah buluh dengan wajah-Nya
memekakkan telinga dengan garis-Nya
dalam satu kedipan-Nya
seluruh armada nafsu bergugur dara
jatuh biduk tersungkur dalam cahaya-Nya
Tuesday, November 22, 2005
Friday, November 11, 2005
kesempurnaan
diantara payungan pohon tua aku meniti sendiri
berpeluh mutiara malam tanpa pantulan
meninggalkan jejak tanpa kerlingan
sepanjang hidupku, aku ditakdirkan untuk berjalan sendirian
dalam tangisan haru aku akan pulang sebatang
sejauh hayatku memandang, kerjaku menderaku dengan kealpaan
setiap detik tak kubiarkan terlewati
demi...
mencari sekuntum bunga sakura yang sempurna
tanpa kelopak, tanpa putik, tanpa warna.
kesempurnaan dibalik kehampaan.
setiap detik yang ku kunyah perlahan
kuserahkan dalam mencari sari malam yang paling sempurna
dengan rembulan yang temaram dan menyilaukan
dan langit yang jernih dari teriakan
entah mengapa, sukma, begitu namanya, begitu rindu kesempurnaan
padahal, mereka semua begitu sempurna
aku hanya buta, ..... dibutuhkan sejuta dekade untuk menyadarinya.
ternyata.....mereka begitu SEMPURNA....
berpeluh mutiara malam tanpa pantulan
meninggalkan jejak tanpa kerlingan
sepanjang hidupku, aku ditakdirkan untuk berjalan sendirian
dalam tangisan haru aku akan pulang sebatang
sejauh hayatku memandang, kerjaku menderaku dengan kealpaan
setiap detik tak kubiarkan terlewati
demi...
mencari sekuntum bunga sakura yang sempurna
tanpa kelopak, tanpa putik, tanpa warna.
kesempurnaan dibalik kehampaan.
setiap detik yang ku kunyah perlahan
kuserahkan dalam mencari sari malam yang paling sempurna
dengan rembulan yang temaram dan menyilaukan
dan langit yang jernih dari teriakan
entah mengapa, sukma, begitu namanya, begitu rindu kesempurnaan
padahal, mereka semua begitu sempurna
aku hanya buta, ..... dibutuhkan sejuta dekade untuk menyadarinya.
ternyata.....mereka begitu SEMPURNA....
Sunday, October 23, 2005
wisdom kesatria malam 01
bergaullah dengan sebanyak banyaknya manusia,
beribu ribu perkara dan bergunung gunung benda
tapi janganlah ada satupun yang mempengaruhimu
menarikmu dari batas antara langit dan bumi
menjauhkan dirimu dari Aku.
( iqro dari Tao )
beribu ribu perkara dan bergunung gunung benda
tapi janganlah ada satupun yang mempengaruhimu
menarikmu dari batas antara langit dan bumi
menjauhkan dirimu dari Aku.
( iqro dari Tao )
Thursday, September 29, 2005
maafkan aku
16 September 2005
maafkan Aku,
karena menjebakmu...dalam suatu pertempuran tak berujung
antara dirimu melawan dirimu sendiri yang sejati
maafkan Aku,...
telah menyakitimu untuk menyelamatkanmu
menyayat hatimu yang keras
untuk mengeluarkan nanah yang telah berkerak dan mengakar
menghempaskan dadamu kedasar jurang sendirian
menghimpitkanmu diantara kerumunan perdu penyejuk iman
menamparmu beribu-ribu kali dengan mutiara kegelapan
dan membisikan perkataan cinta yang tajam
menggurah seribu tanya dalam gema kepalamu yang sempit t
erhujam penuh oleh prasangka wajah-wajah mengerikan
maafkan Aku, ...
telah memisahkanmu dari kecintaanmu pada mereka para kekasih duniamu....
mereka semua semu mereka semua palsu bertopeng nafsu
mereka hanya permainanKu untuk menyadarkanmu
dari mimpi buruk tak berkesudahan milikmu
maafkan Aku,...
yang telah memanggilmu dari kejauhan
merindukan kepulangan mu dalam balutan kafan kesucian
Aku rindu setengah mati pada mu ...
maafkan Aku,...
karena telah mencintaimu, lebih dari kamu mencintai dirimu sendiri...
sekali lagi, maafkan Aku...
hari ini Aku memanggilmu pulang
rindu Ku sudah tak terbendungkan.....
maafkan Aku,
karena menjebakmu...dalam suatu pertempuran tak berujung
antara dirimu melawan dirimu sendiri yang sejati
maafkan Aku,...
telah menyakitimu untuk menyelamatkanmu
menyayat hatimu yang keras
untuk mengeluarkan nanah yang telah berkerak dan mengakar
menghempaskan dadamu kedasar jurang sendirian
menghimpitkanmu diantara kerumunan perdu penyejuk iman
menamparmu beribu-ribu kali dengan mutiara kegelapan
dan membisikan perkataan cinta yang tajam
menggurah seribu tanya dalam gema kepalamu yang sempit t
erhujam penuh oleh prasangka wajah-wajah mengerikan
maafkan Aku, ...
telah memisahkanmu dari kecintaanmu pada mereka para kekasih duniamu....
mereka semua semu mereka semua palsu bertopeng nafsu
mereka hanya permainanKu untuk menyadarkanmu
dari mimpi buruk tak berkesudahan milikmu
maafkan Aku,...
yang telah memanggilmu dari kejauhan
merindukan kepulangan mu dalam balutan kafan kesucian
Aku rindu setengah mati pada mu ...
maafkan Aku,...
karena telah mencintaimu, lebih dari kamu mencintai dirimu sendiri...
sekali lagi, maafkan Aku...
hari ini Aku memanggilmu pulang
rindu Ku sudah tak terbendungkan.....
Monday, September 26, 2005
dibatas ambang bulan sabit,...
dibatas ambang bulan sabit
berkilat diantara peluh bergemuruh
menangis tersedu merupa asmara
dibatas ambang bulan sabit
merambat sejuk, menggeliat lemas
menghampiri dalam pekat
sebuah malam yang benderang
diambang kegalauan sebuah percintaan
pertemuan dengan ketiadaan
percumbuan dengan ke-ADA-an
menikah ditengah riuh rembulan
memancarkan sebuah percikan kasih sayang
dibatas ambang bulan sabit...
kelahiran sebuah keberadaan....
a tribute 2 zulman. 26 sept. 05
berkilat diantara peluh bergemuruh
menangis tersedu merupa asmara
dibatas ambang bulan sabit
merambat sejuk, menggeliat lemas
menghampiri dalam pekat
sebuah malam yang benderang
diambang kegalauan sebuah percintaan
pertemuan dengan ketiadaan
percumbuan dengan ke-ADA-an
menikah ditengah riuh rembulan
memancarkan sebuah percikan kasih sayang
dibatas ambang bulan sabit...
kelahiran sebuah keberadaan....
a tribute 2 zulman. 26 sept. 05
Wednesday, September 07, 2005
bukan sahabat
sejalan tapi tidak berduaan
bersebelahan tapi tidak bergandengan
bersebrangan tetapi berpelukan
bertatapan tanpa berkesudahan
meneteskan air tanpa hujan
menuangakan isak yang tak terbendungkan
saling memanggil dibatas jurang
saling membelai tanpa sejengkal sentuhan
saling sayang tanpa sepatah ucapan
tanpa batas tipis keraguan
sebuah keberadaan diambang ketiadaan
aku dengannya, disini,... saat ini
persis seperti kemarin lalu
hanya tanpa hari esok...
bersebelahan tapi tidak bergandengan
bersebrangan tetapi berpelukan
bertatapan tanpa berkesudahan
meneteskan air tanpa hujan
menuangakan isak yang tak terbendungkan
saling memanggil dibatas jurang
saling membelai tanpa sejengkal sentuhan
saling sayang tanpa sepatah ucapan
tanpa batas tipis keraguan
sebuah keberadaan diambang ketiadaan
aku dengannya, disini,... saat ini
persis seperti kemarin lalu
hanya tanpa hari esok...
kupu-kupu8 agust 2005
diantara kerumunan riuh
Aku mendapatimu berdiri kaku
sepi dan bisu....menatapku..
sembilu pecah dalam perutku
sejuta kupu-kupu menggeliat keluar
menggema kepak dalam sunyi
kepompong hampa bergelantung kosong diruang dada
menguras peluh dalam sejumput kata-katapalsu...
Aku bisu, ketika berbicara tentangmu
Aku bisu, bahkan bila mengingat baumu saat itu....
Aku telah riuh dalam gemuruh kepakan sejuta kupu-kupu
mandi dalam gelimang cahaya
hanya satu kali, sejentik kuku !
ketika mataku bertemu sukma denganmu
diantara kerumunan riuh
Aku mendapatimu berdiri kaku
sepi dan bisu....menatapku..
sembilu pecah dalam perutku
sejuta kupu-kupu menggeliat keluar
menggema kepak dalam sunyi
kepompong hampa bergelantung kosong diruang dada
menguras peluh dalam sejumput kata-katapalsu...
Aku bisu, ketika berbicara tentangmu
Aku bisu, bahkan bila mengingat baumu saat itu....
Aku telah riuh dalam gemuruh kepakan sejuta kupu-kupu
mandi dalam gelimang cahaya
hanya satu kali, sejentik kuku !
ketika mataku bertemu sukma denganmu
Wednesday, June 29, 2005
nightmare
tadi gua ketemu. sumpah.
after all this years.
still.
it won't go away.
still.
i hate it. i hate it so fuc-ing much.
it ruined my perfect day.
still.
the pain won't go away.
ternyata...
tante!!! wake UP !
after all this years.
still.
it won't go away.
still.
i hate it. i hate it so fuc-ing much.
it ruined my perfect day.
still.
the pain won't go away.
ternyata...
tante!!! wake UP !
Thursday, June 16, 2005
being flexible....
cintailah pekerjaanmu, jangan melulu mengerjakan yang kau cintai.
its the same dalam semua hal,....
its the same dalam semua hal,....
Sunday, June 12, 2005
question no.02
what is the meaning of life?
my existance, HIS existance
what is the purpose of life?
returning HOME
what is your happiness?
returning to where i came from to meet my one true Love
what do you mean?
i came from Him, we all came from Him
if you ever gain your happiness, then what?
moksa,...i would never worry about anything anymore. I would be in kingdom of heaven by then, join Him in His grace
And by then you will leave everything that you love in this world, you wil leave those you love?
I would'nt worry, coz their love and their existance is vivid and unreal. un-mortal
i love them only because they are the face of His light
i love them because they and i are one
Hmm, interesting...
enjoy THIS moment while u can, and remember the purpose of your life, life is a pile of intangible dream dont get mislead by its fake rays
Are you afraid of death?
no, never.... death is the gate to my way back home
So, why dont you kill your self then?
my death is upon His hand, and my life too, my life is the greatest gift from Him.
My life is a path to reach His sight. I dont want to go Home emty handed, i want to go home in huge rays of His light.
So, life is happiness and death is even greater happiness?
yup, because when you die, you will meet your true Love.
my existance, HIS existance
what is the purpose of life?
returning HOME
what is your happiness?
returning to where i came from to meet my one true Love
what do you mean?
i came from Him, we all came from Him
if you ever gain your happiness, then what?
moksa,...i would never worry about anything anymore. I would be in kingdom of heaven by then, join Him in His grace
And by then you will leave everything that you love in this world, you wil leave those you love?
I would'nt worry, coz their love and their existance is vivid and unreal. un-mortal
i love them only because they are the face of His light
i love them because they and i are one
Hmm, interesting...
enjoy THIS moment while u can, and remember the purpose of your life, life is a pile of intangible dream dont get mislead by its fake rays
Are you afraid of death?
no, never.... death is the gate to my way back home
So, why dont you kill your self then?
my death is upon His hand, and my life too, my life is the greatest gift from Him.
My life is a path to reach His sight. I dont want to go Home emty handed, i want to go home in huge rays of His light.
So, life is happiness and death is even greater happiness?
yup, because when you die, you will meet your true Love.
the scarecrow wisdom
"in an emergency," the Scarecrow announced, "it is always a good thing to pause and reflect. Please excuse me while I pause and reflect."
-the Marvelous Land of Oz, 1904
Subscribe to:
Posts (Atom)