sebuah perjalanan yang tanpa ujung, seperti sebuha mesin cuci otomatis yang tidak pernah kehabisan koin, sang mesin terus berputar dan berputar dan berputar...
dan sang orang yang sedang mencuci dengan telanjang terlihat bingung, bengong didepan sang mesin cuci....
pasrah ajah kah?
oh...caranya memang begini yah?
mungkin salah satu bagian dari system kali ya,.. sistem aturan tea..
ah saya mah berfikiran positif saja lah... pasti ada jalan keluarnya
tapi,.. dingin juga eui
semua baju saya lagi dicuci
dan ia mulai menggigil dan ketiduran
ah, tapi tuhan pasti akan menyelamatkan saya..
tapi ko sang hantu eh..tuhan malah diam saja
krik krik ....
ternyata sang tuhan memang menyelamatkan dirinya
menjelang tengah malam tiba2 listrik padam mendadak, biasalah aliran PLN kata pa rt-mah
sang orang terbangun, ah puji tuhan... akhirnya saya bisa pake baju, tapi ko'.. yah gelap banget yah jangankan baju, mesin cucinya aja tidak terlihat sedikitpun ( maklum mesin cucinya ada di ruangan tertutup mengingat harga mesin cuci yang mahal dan ga bisa dibeli dengan uang, konon.. ) ga lama listrik nyala lagi dan si mesin cuci kembali berputar, non stop
sejam, dua jam, sehari dua hari seminggu dua minggu, setahun, dua tahun.... sang orang itu menanti dan menanti dengan penuh kesabaran dan pikiran postif bahwa sang tuhan akan menurunkan mu'zizatnya.... ribuan doa telah dilayangkannya LANGSUNG tanpa perantara pada tuhan.
sampai suatu saat dia mulai putus asa.
kulitnya sudah kering, anyep dan pucat tidak berwarna.
ah,... tuhan pasti lagi becanda sama saya. saya sepertinya mendadak transparan di hadapannya.
kayanya doa2 saya ko ga di reply ya... padahal saya terus percaya dan percaya dan percaya padanya...
tapi mana yang katanya obat penawar permohonan darinya itu ya?
badan saya sampai kering pucat basi gini, ko ya tuhan tega ya.....
ko tega..ko dia tega.. ko dia tega...
kemudian dia perlahan melemas dan akhirnya tewas dalam penantian tak berujungnya.
cahahayanya akhirnya bertemu dengan sebuah manusia. Manusia itu menghembuskan sepatah wahyu:
kalau saja,... saat itu. saat kegelapan menggapaimu diasaat kau terjaga, ...dan kau bisa berusaha untuk membaca-Nya. kalau saja....
ia hanya semudah dan sesederhana menarik sumber energy-nya....
hanya menariknya sekali saja, dibanding dengan ribuan doa sampai mulutmu berbusa
kalau saja... kau mau belajar membaca! dan ratusan juta detik sisa hidupmu tak akan terbuang dengan sia-sia menanti
Wednesday, January 31, 2007
Saturday, November 11, 2006
pergi
sementara sebagian orang tampak begitu betah dengan kepompong kenyamanan yang meliputinya, entah kenapa..
aku justru begitu muak
aku justru ingin pergi
jauh
tidak menoreh bekas pada apapun
jauh
dan terbang..
mengamati dari jauh
diriku sendiri
dan berharap
aku akan lebih mengerti ubun2 kepala ku sendiri
.....
aku justru begitu muak
aku justru ingin pergi
jauh
tidak menoreh bekas pada apapun
jauh
dan terbang..
mengamati dari jauh
diriku sendiri
dan berharap
aku akan lebih mengerti ubun2 kepala ku sendiri
.....
Tuesday, September 05, 2006
perawan tua
lihat..
aku berada dalam kotak kaca...
menarilah wahai bayangan maya
dalam balutan kafan usangmu
dalam balsaman duri palsumu
aku sudah hangus dengan semua sumpah doa mu
dengan semua rindu tak berujung
dan titis air mata tak kunjung mengering
dengan kelopak yang melayu karena malu
ah...aku sudah benar-benar bosan
ditinggalkan dan ditertawakan
lihat lah dia, semua orang meninggalkannya
tak ada yang begitu menginginkan getahnya
semua sibuk untuk menyentuhnya
dan akhirnya dia melukai dirinya sendiri..
lihatlah dia,..
menangis dipojok sendirian karena dicampakan akarnya
menyalahi semua kejadian akibat kepakan sayapnya
kesal dengan semua riuh lengkingan basi dikepalanya
lihatlah dia,..
berakhir sendirian
lihatlah dia,...
tertawa didalam kegetiran
terpingkal menatap hidupnya yang begitu "..."
menangis terharu pada semua
semua yang dengan sengaja diLEPASkan dari sisinya
bayangkan! dengan sengaja...
terbaca..
bayangkan....
apa lagi sih? apa lagi yang ingin kau torehkan dikamus hidupku ini?
apa lagi yang ingin kau garukan diambang tenggorokanku yang telah mengering ini?
ah meracau apa pula aku ini bah...
Thursday, August 31, 2006
buah kuldi
kalau aku diberi pengertian dan kepercayaan untuk bisa memilih
maka aku akan memilih untuk tidak memilih
aku
tidak akan memakan buah itu.
buah konsekwensi
dari pohon pilihan
aku bahkan tidak akan dekat2 dengan pohon itu
aku tidak akan...
kue mimpi
gawat..
tersedak secangkir rindu pait...
berserak ribuan goresan imagi
kerlingan tujuh bidadari tanpa cadar
menampar wajah yang nyaris terbuai
oleh irisan sepotong mimpi
dengan topping sepotong kapi pait
pada potongan terakhir...
arghh.....!
Thursday, August 17, 2006
hilang
minyak itu lenyap
hentak menggenta diribuan porselen kaca
pecah berserak bak kemarau diam
hampa dan sunyi pada penjaman siang
cahaya itu menggerai
bak tawa ratusan priyayi bisu yang sedang bernyanyi
menjuntai lemas pada satu titik pekat
senyap
hening..
aku mendera didalamnya
hanyut dalam satu kosong praduga
semuanya tiada yang nyata
minyak itu akhirnya lesap..
Sunday, August 06, 2006
secangkir kopi
lucu juga mengingat ribuan kejadian yang terangkai dalam satu cangkir
ratusan pelaku snadiwara yang terjalin dalam suatu cerita dan berakhir dalam satu drama yang sama, dan semua tak saling menyadari bahwa mereka berada dalam satu skenario yang sama, saru drama yang sama, dan pernah berjumpa sebelumnya dan akan berjupa kembali selanjutnya, again... disatukan oleh satu sutradara yang sama.
aneh memang...eh atau .. justru ngga aneh sama sekali yah...
ini teh terinspirasi dari secangkir kopi. nah lho.....
ratusan pelaku snadiwara yang terjalin dalam suatu cerita dan berakhir dalam satu drama yang sama, dan semua tak saling menyadari bahwa mereka berada dalam satu skenario yang sama, saru drama yang sama, dan pernah berjumpa sebelumnya dan akan berjupa kembali selanjutnya, again... disatukan oleh satu sutradara yang sama.
aneh memang...eh atau .. justru ngga aneh sama sekali yah...
ini teh terinspirasi dari secangkir kopi. nah lho.....
Sunday, July 02, 2006
curhat
pikirku sedang riuh
gaungnya terus berdenting setiap aku sedang meng-gua.
eon-ku sedang meredup
terhalang ribuan pikiran dan prasangka
yang aku pun tak tau itu apa dan dari mana...
entah pada gua mana aku harus bersembunyi
entah dengan cara apa aku bisa menangisi
memuntahkan semua praduga
yang aku sendiri tak tahu apa..
entah bagaimana...
gapaian jemarimu seperti kabut
menghilang ketika kusambut..
tatapanmu seperti fatamorgana
menghilang ketika aku mendekat..
apalagi yang engkau ajarkan padaku kali ini?
apakah tentang ribuan nafas yang masih bergaung dalam sudur yang hampir kering?
atau tentang arti memahami bayangan sendiri dicermin yang telah usang?
apa lagi yang engkau ajarkan kali ini?
Saturday, July 01, 2006
stage beauty
stage beauty. baru nonton. bagus banget.
ttg seorang laki2 menjadi aktor memerankan wanita selama bertahun-tahun
sampai ia kehilangan dirinya sendiri.
dan ttg seorang wanita yang akhirnya menemukan dirinya sendiri.
us.
mirip.
kita seringkali terjebak dalam peran kita di panggung hidup ini sampai lupa pada diri kita sendiri. Terjebak dalam segala skenario dan drama.
membiarkan diri tenggelam
dan menampik semua realitas
tapi...
apa itu realitas anyway..?
tertidur memang hal yang sangat mudah, terbangun memang lebih susah sedikit but somehow we can manage, tapi..
menjaga untuk tetap terjaga ? pfiuhhhh susah banget..
gua teh ngomong apa sih ya?
ttg seorang laki2 menjadi aktor memerankan wanita selama bertahun-tahun
sampai ia kehilangan dirinya sendiri.
dan ttg seorang wanita yang akhirnya menemukan dirinya sendiri.
us.
mirip.
kita seringkali terjebak dalam peran kita di panggung hidup ini sampai lupa pada diri kita sendiri. Terjebak dalam segala skenario dan drama.
membiarkan diri tenggelam
dan menampik semua realitas
tapi...
apa itu realitas anyway..?
tertidur memang hal yang sangat mudah, terbangun memang lebih susah sedikit but somehow we can manage, tapi..
menjaga untuk tetap terjaga ? pfiuhhhh susah banget..
gua teh ngomong apa sih ya?
Tuesday, June 27, 2006
semesta tanpa fatamorgana
ga mungkin ya?
menatap semesta tanpa fatamorgana?
bening sejuta embun
dan lapang seluas biduk ?
ga mungkin ya?
Sunday, May 28, 2006
mimpi
kemaren abis mimpi.
surealis...
afterall this time kenapa masih ngorek2 sampah yg lama ya?
dan kenapa tiba2 yang ga disangka2 malah yang muncul datang menyelamatkan ya?
kayanya gua emang lagi HARUS beberes isi kepala
dan ngebuangin sampah2 sisa..
atau mungkin bukan dibuang tapi di partisi dan di quarantine aja yah?
seriosly..
mimpi yang aneh, trus pas bangun ternyata lagi ada gempa di jogja.
nah lho?
surealis...
afterall this time kenapa masih ngorek2 sampah yg lama ya?
dan kenapa tiba2 yang ga disangka2 malah yang muncul datang menyelamatkan ya?
kayanya gua emang lagi HARUS beberes isi kepala
dan ngebuangin sampah2 sisa..
atau mungkin bukan dibuang tapi di partisi dan di quarantine aja yah?
seriosly..
mimpi yang aneh, trus pas bangun ternyata lagi ada gempa di jogja.
nah lho?
Subscribe to:
Posts (Atom)